Puisi Zaki Nassif: Oh, Pengagum Mawar

0
463

يا عاشقة الورد

يا عاشقة َ الوردِ إنْ كنتِ على وعدي

Oh, pengagum mawar. Jika kau percaya atas janjiku

فحبيبُكِ منتظرٌ يا عاشقة َ الوردِ

Maka kekasihmu menunggumu, oh, pengagum mawar

حيرانُ أينتظرُ والقلبُ بهِ ضجرُ

Haruskah menunggu? Sedangkan hati sudah bosan

ما التلة ُ ما القمرُ ما النشوة ُما السهرُ

Apa itu bukit, apa itu rembulan, apa itu pesona, apa itu insomnia

إنْ عدتِ إلى القلق هائمة ً في الأفق

Jika kau kembali khawatir, mengembara dalam bayang angkasa

سابحة ً في الشفق ِ فهُيامُك لن يجدي

Hanyut dalam senjakala, maka pengembaraanmu sia-sia

نجمٌ في الأفق بدا فرحا ً يشدو رغدا

Bintang di cakrawala tampak senang bernyanyi dengan gembira

اليومَ وليس غدا فليصدقْ منْ وعدَ

Hari ini dan bukan esok, biarkan janji itu ditepati

يا ملهمة َ النجوى لا تنفعكِ الشكوى

Oh inspirasi jiwa, tidak ada gunanya kau mengeluh

فحبيبكِ لا يهوى إلا وردَ الخدِّ

Sebab, kekasihmu tidak menyukai mawar, kecuali yang ada di pipimu


Keterangan: Puisi atau lebih tepatnya lirik lagu di atas adalah gubahan Zaki Nassif (1918 – 2004) salah seorang komposer dan penyanyi musik Lebanon. Dia merupakan tokoh berpengaruh di antara komposer generasi pertama di radio di Lebanon pada 1940-an dan 1950-an, dan terus menjadi kekuatan dalam musik Lebanon sampai akhir hayatnya pada 2004. Komposisinya terus dilakukan di Lebanon hingga hari ini. Lirik lagu-lagunya lebih  sering berjenis lagu-lagu patriotik ( Baladi Habibi , Ya Daya’ati – desaku, dll). Ketika rekamannya diputar di stasiun TV Lebanon, selalu disertai dengan pemandangan dari Lebanon. Tapi, di samping itu, Zakki Nassif juga menggubah lagu dengan nuansa cinta. Di antara lagu tersebut adalah “Ya Ashikat El Ward” sebagaimana yang saya terjemahkan di atas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.