Puisi Anwar Imran: Isti’arah

0
559

استعارة

كل الذين أحبوك قبلي
هدهم حملهم
فانصرفوا إلى أخيرات أقل جمالا
واسترحوا
من الصفات التي لا تقال إلا لك
وكل الذين أحبوك معي
استعاروا بكائي الذي تركت تحت فستانك
كي لا يخسروا أغانيهم في الطريق
وأما الذين أحبوك بعدي
فقد عرفوا بفطرة الشعر فيهم
أني قطفت القناديل دون أن أقطف الليل

اللاتي أحببتهن قبلك
واللاتي أحببت معك
واللاتي أحببت بعدك
محض محاولات لتكرار المعجزات
كل جمال جميل فقط
لأنه يشبه شيئا منك
وكل فلك لا يدور إلا لك
وأنا بعدك
حمال الورد
أوزع غلتي بين النساء اللاتي أصادفهن
وأترك واحدة
فلربما تأتين من جهة لا أخالها
ما الذي أقوله حينها للورد
وتعرفين:
لم ينبت الورد في الورد إلا لك

Isti’arah

Semua orang yang mencintaimu sebelumku
terbebani
Kemudian pergi ke selainmu yang tak lebih indah darimu
Mereka pun istirah
Dari sifat-sifatmu yang hanya pantas dikatakan pada dirimu
Dan mereka yang mencintaimu bersama-sama denganku
meminjam kesedihan yang kutinggalkan di bawah gaunmu
Agar mereka tak kehilangan nyanyian-nyanyaian mereka di jalan
Sedangkan mereka yang mencintaimu setelahku
telah mengetahui dengan naluri puisi mereka
Bahwa diriku telah memungut lampu-lampu,  tanpa memungut malamnya

Para wanita yang kucinta sebelummu
Para wanita yang kucinta bersamaan denganmu
Para wanita yang kucinta setelahmu
Hanyalah sebuah usaha untuk mengulang-ulang mukjizat
Setiap keelokan hanyalah keindahan semata
Karena keindahan itu serupa sesuatu yang bersumber dari dirimu
Dan setiap bintang tak akan berputar kecuali untukmu

Dan aku setelahmu
Adalah pemetik mawar
Lalu kesebar hasil panenku pada semua wanita yang ketemu
Dan kusisakan satu
Barangkali dirimu tiba-tiba datang tanpa kuduga
Apa yang akan kukatakan pada mawar saat itu
Sebagaimana kau tahu:
Mawar tak akan tumbuh dalam mawar kecuali untuk dirimu


Anwar Imron mempunyai nama lengkap Muhammad Anwar Faroj Imron. Lahir pada tanggal 24 Mei tahun 1972 di kota Homs Suriah dan kini bedomisili di Swedia. Dia adalah seorang pakar dalam bidang bahasa dan sastra Arab. terbukti dari riwayat hidupnya, ia pernah menjadi pimpinan redaksi majalah Afaaq Tsaqafiyyah Damaskus. Selain itu ia juga telah menerima berbagai macam penghargaan, diantaranya: Penghargaan Suad Alsabah Kuwait, penghargaan Ibda’ ‘Arobiy Sharjah, penghargaan Ukadz Suriah, dan beberapa penghargaan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.