Sajak-Sajak Munir Mezyed: Sajak Perawan

foto: pinterest.com
Sajak Perawan

pada langit keinginan yang membuta
kebingungan menutupi awan pengetahuan
air hakikat menjadikan fatamorgana gelap dan musnah

untaian kata-kataku menjuntai
sesuatu yang hijau dari atap mimpi
di mana pakaian sajakku
ditenun dari embusan nafas malammu

kekasihku
segala sesuatu bersembunyi
di balik rahim sajakku yang perawan
di sekelilingnya kesunyian menyebar
kesunyian yang lebih dalam dari perenungan
dan ketika kusebut namamu
irama malaikat pecinta
menyerap dalam ke dalam jiwaku

Semerbak Cinta
engkau keluar dari sajak paling dalam
menuju jiwaku
dibasahi rerintik cahaya
bersenandung tentang kerinduan

kulihat diriku menuangkan
madu merah keunguan itu
pada bibir keabadian
tak ada apa pun pada impian yang terlelap
melainkan kata-kata menangis
ingin mencecap pesona

dirimu, wewangian, dan pesona adalah satu
aku cahaya yang memancar pada suaramu
dan buih cinta membasahi khayal keinginanku

 

Munir Mezyed, adalah penyair kelahiran Palestina yang diaspora ke Rumania, sajak-sajak di atas diterjemahkan langsung dari salah satu buku puisinya yang berbahasa arab; al-Sihr al-Mu’attaq bi nâr al-‘Isyq, puisinya eksistensialis, ia disebut sebagai satu-satunya pionir dalam pembaharu puisi modern.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.